Selasa, 18 November 2014

Teguh




Walaupun dunia mencemoohku
Namun aku tetap mencintai mu
Dalam kesunyian dan keheningan malam
Kerlip bintang menambah kesyahduan
Hiasi jiwa yang tercampakkan ini
Nyayian cinta selalu ku senandungkan
Untuk menghibur jiwa yang penuh lara
Indahnya malam tetap kurasakan
Nikmati anugerah Ilaahi
Namun tak bisa ku pungkiri, hati tetaplah bersedih
Di dunia ini memang tak ada yang sempurna
Apa yang kita inginkan tak mesti harus terwujud
Namun salahkah bila aku bermimpi
Aku mencintai mu sepenuh hati
Naifkah bila semua ini ku pendam
Ini adalah anugerah dari-Nya
Kan ku jaga sampai akhir hayatku

Dilema



Ku berenang di tengah lautan
Mengarungi samudra kehidupan
Melukis cerita di setiap suratan
Mengisi ruang tanpa batas
Laksana nahkoda tanpa petunjuk
Ku berlayar tanpa tujuan
Menyelami dalamnya lautan cinta
Tanpa hati yang harus dituju
Kemanakah ku harus melangkah?
Dunia gelap di netra terbuka
Melihat bayangmu di pekat malam
Raut wajahnya melintas di senyummu
Ya Illahi, tunjukanlah....
Kemanakah ku harus berpaling?
Bersama tetes semesta ku bersemedi
Mengharap cahaya terang di tengah dilema

Selasa, 24 Desember 2013

IBU


Kau beri aku makan
Sejak saat aku dilahirkan
Kau rawat aku ketika sudah besar
Dan kau beri aku minum
Bila aku merasa sakit di waktu malam
Kau terjaga merasakan derita
Dan cemas karena sakitku
Seakan-akan kau kena sengat dan aku tidak
Mata pun basah oleh air mata
Ketika aku beranjak dewasa
Dan mencapai tujuan yang kau juga inginkan
Aku balas kebaikanmu dengan marah dan kekerasan
Seakan-akan akulah
Yang memberi kenikmatan dan keutamaan
Oh Ibu....
Maafkan lah semua salahku
Ampunilah segala khilafku
Ku sadar tanpamu tiadalah arti diriku ini
Semua yang ku raih ini berkat perjuangan mu
Apalah artinya semua ini
Jika kau tak mau menerimaku lagi
Ku tahu pengorbanan mu yang besar
Tak mampu ku balas sampai kapan pun
Ibu, izinkan aku bersimpuh di hadapanmu
Mengharapkan keridhoanmu
Untuk kebahagianku dan juga dirimu
Demi kebersamaan kita kelak di Firdaus